Fenomena
tidak tertampungnya lulusan pendidikan tinggi, terutama yang bergelar
sarjana, di dunia kerja bukan cerita milik era tahun 2000-an saja. Bila
dirunut ke belakang, sebenarnya gejala tersebut sudah mulai muncul ke
permukaan sekitar duapuluhan tahun sebelumnya. Semakin hari semakin
meresahkan masyarakat yang mengalaminya langsung. Namun hingga menjelang
akhir 1980-an, belum ada tanda-tanda pihak yang merasa terpanggil untuk
menyelesaikan masalah tersebut, baik pemerintah maupun swasta. Semua
masih yakin bahwa model pendidikan yang dijalankan (oleh perguruan
tinggi) pada saat itu masih yang terbaik. Tapi ternyata ada juga
sekelompok generasi muda berpikiran maju yang berpendapat lain. Kelompok
ini, yang dimotori oleh M. Syahrial Yusuf, merasa bahwa ada kesenjangan
antara pendidikan dengan dunia kerja dan masalah ini harus segera
diantisipasi. Harus ada pendidikan yang dapat memenuhi tuntutan dan
kebutuhan dunia kerja. Atas dasar itulah, maka Lembaga Pendidikan dan
Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) didirikan pada 29 Maret 1989
dengan kampus pertama di Pasar Minggu - Jakarta Selatan. Melihat
keberhasilan model pendidikan yang dijalankan oleh LP3I, animo
masyarakat pun semakin besar. Peserta didik bukan hanya penduduk ibukota
saja, bahkan dari beberapa daerah yang cukup jauh. Oleh sebab itulah,
LP3I membuka kampus-kampus di hampir setiap ibukota propinsi. Kini,
dengan jumlah kampus yang tersebar di 48 lokasi di seluruh Indonesia.
Kiprah LP3I semakin diakui oleh masyarakat luas. Pengakuan dari dunia
industri tercermin dari semakin banyaknya perusahaan yang merekrut
lulusan LP3I. Sedangkan pengakuan lain datang dari dunia pendidikan
dalam dan luar negeri melalui kerjasama transfer kredit dan konversi
mata kuliah.
Kerjasama dengan Pihak Lain
CISCO CERTIFICATE
LP3I
bekerja sama dengan PT. TELEMATIKA LINTAS NUSANTARA untuk mengembangkan
Teknologi Informasi di LP3I terutama dalam bidang kurikulum dan
sertifikasi CISCO International. Support yang diberikan antara lain
Kurikulum CCNA, pengadaan tenaga pengajar, penyediaan CISCO Device,
sertifikasi CCNA-1 dan CCNA-2 baik local maupun sertifikasi standar
Internasional. Kurikulum CISCO diterapkan pada jurusan Teknik
Informatika (TI), 4 sks untuk CCNA-1, dan 4 sks untuk CCNA-2.
SERTIFIKASI ISO 9001:2000
LP3I
kantor Pusat dan LP3I Kramat sedang menuju implementasi Sistem
Manajemen Mutu ISO 9001:2000 guna memenuhi harapan pelanggan dalam hal
mutu pendidikan yang memberikan kepuasan kepada stake holder, sehingga
diharapkan akan selalu memperbaiki serta meningkatkan mutu pendidikan
dan mutu pelayanan secara konsisten dan berkesinambungan. Serta berupaya
untuk meningkatkan sumber daya yang ada guna mencapai harapan
pelanggan.Pihak LP3I kantor pusat ataupun LP3I Kramat, akan di audit
oleh pihak external melalui badan sertifikasi ISO TUV Rheinland German (
PT. TUV INTERNATIONAL INDONESIA), Sertifikasi ISO 9001:2000 bisa
dicabut kembali apabila pihak LP3I tidak komitmen dengan aturan yang
sudah distandarkan oleh pihak ISO, serta audit akan dulang setiap 6
(enam) bulan sekali.
MICROSOFT CAMPUS AGREEMENT
LP3I
bekerja sama dengan Eduluminari sebagai Microsoft Partner untuk
melakukan lisensi terhadap produk Microsoft yang digunakan oleh LP3I
seperti Microsoft Office, Microsoft SQL Server, Microsoft Window Server.
Kontrak lisensi produk Microsoft selama 3 (tiga) tahun dari 2006-2009,
dengan sistem pemabayaran dilakukan per tahun. Microsoft akan memberikan
versi upgrade ke pihak LP3I setiap terbit versi baru dari produk
Microsoft selama masa kontrak.
Minggu, 15 November 2015
Sejarah Singkat Lp3i
Sejarah Singkat
Fenomena
tidak tertampungnya lulusan pendidikan tinggi, terutama yang bergelar
sarjana, di dunia kerja bukan cerita milik era tahun 2000-an saja. Bila
dirunut ke belakang, sebenarnya gejala tersebut sudah mulai muncul ke
permukaan sekitar duapuluhan tahun sebelumnya. Semakin hari semakin
meresahkan masyarakat yang mengalaminya langsung. Namun hingga menjelang
akhir 1980-an, belum ada tanda-tanda pihak yang merasa terpanggil untuk
menyelesaikan masalah tersebut, baik pemerintah maupun swasta. Semua
masih yakin bahwa model pendidikan yang dijalankan (oleh perguruan
tinggi) pada saat itu masih yang terbaik.
Tapi ternyata ada juga sekelompok generasi muda berpikiran maju yang berpendapat lain. Kelompok ini, yang dimotori oleh M. Syahrial Yusuf, merasa bahwa ada kesenjangan antara pendidikan dengan dunia kerja dan masalah ini harus segera diantisipasi. Harus ada pendidikan yang dapat memenuhi tuntutan dan kebutuhan dunia kerja.
Atas dasar itulah, maka Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) didirikan pada 29 Maret 1989 dengan kampus pertama di Pasar Minggu - Jakarta Selatan.
Melihat keberhasilan model pendidikan yang dijalankan oleh LP3I, animo masyarakat pun semakin besar. Peserta didik bukan hanya penduduk ibukota saja, bahkan dari beberapa daerah yang cukup jauh. Oleh sebab itulah, LP3I membuka kampus-kampus di hampir setiap ibukota propinsi.
Kini, dengan jumlah kampus yang tersebar di 48 lokasi di seluruh Indonesia. Kiprah LP3I semakin diakui oleh masyarakat luas. Pengakuan dari dunia industri tercermin dari semakin banyaknya perusahaan yang merekrut lulusan LP3I. Sedangkan pengakuan lain datang dari dunia pendidikan dalam dan luar negeri melalui kerjasama transfer kredit dan konversi mata kuliah.
Sumber : http://lp3i.ac.id/tentang_lp3i/?id=2
Tapi ternyata ada juga sekelompok generasi muda berpikiran maju yang berpendapat lain. Kelompok ini, yang dimotori oleh M. Syahrial Yusuf, merasa bahwa ada kesenjangan antara pendidikan dengan dunia kerja dan masalah ini harus segera diantisipasi. Harus ada pendidikan yang dapat memenuhi tuntutan dan kebutuhan dunia kerja.
Atas dasar itulah, maka Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) didirikan pada 29 Maret 1989 dengan kampus pertama di Pasar Minggu - Jakarta Selatan.
Melihat keberhasilan model pendidikan yang dijalankan oleh LP3I, animo masyarakat pun semakin besar. Peserta didik bukan hanya penduduk ibukota saja, bahkan dari beberapa daerah yang cukup jauh. Oleh sebab itulah, LP3I membuka kampus-kampus di hampir setiap ibukota propinsi.
Kini, dengan jumlah kampus yang tersebar di 48 lokasi di seluruh Indonesia. Kiprah LP3I semakin diakui oleh masyarakat luas. Pengakuan dari dunia industri tercermin dari semakin banyaknya perusahaan yang merekrut lulusan LP3I. Sedangkan pengakuan lain datang dari dunia pendidikan dalam dan luar negeri melalui kerjasama transfer kredit dan konversi mata kuliah.
Sumber : http://lp3i.ac.id/tentang_lp3i/?id=2
Sejarah Business Collage SukaBumi
Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia ( LP3I)
didirikan pada tanggal 29 Maret 1989 di Jakarta. Dengan Kampus
pertamanya di Pasar Minggu Jakarta Selatan.
Selanjutnya, bermula dari program kursus 6 bulan, LP3I berkembang menjadi Lembaga Pendidikan Profesi 1-2 tahun, hingga akhirnya pada tahun 2003 menjadi Politeknik.
Melihat keberhasilan model pendidikan yang dijalankan oleh LP3I, animo masyarakat dan dunia usaha semakin besar, maka saat ini LP3I telah membuka kampus-kampus baru hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Saat ini sudah ada 57 Kantor dan Kampus LP3I di seluruh Indonesia.
Kami juga mengembangkan In House Training, Kursus Singkat, Event Organizer Seminar, Pembuatan Aplikasi atau Software Computer untuk berbagai Perusahaan.
Sudah banyak perusahaan yang merekrut Lulusan LP3I maupun bekerjasama dalam pengembangan SDM Dan Teknologi Informasi. Sedangkan pengakuan lain datang dari Lembaga Pendidikan dalam dan luar negeri melalui kerja sama transfer kredit dan konversi mata kuliah, dll.
Selanjutnya, bermula dari program kursus 6 bulan, LP3I berkembang menjadi Lembaga Pendidikan Profesi 1-2 tahun, hingga akhirnya pada tahun 2003 menjadi Politeknik.
Melihat keberhasilan model pendidikan yang dijalankan oleh LP3I, animo masyarakat dan dunia usaha semakin besar, maka saat ini LP3I telah membuka kampus-kampus baru hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Saat ini sudah ada 57 Kantor dan Kampus LP3I di seluruh Indonesia.
Kami juga mengembangkan In House Training, Kursus Singkat, Event Organizer Seminar, Pembuatan Aplikasi atau Software Computer untuk berbagai Perusahaan.
Sudah banyak perusahaan yang merekrut Lulusan LP3I maupun bekerjasama dalam pengembangan SDM Dan Teknologi Informasi. Sedangkan pengakuan lain datang dari Lembaga Pendidikan dalam dan luar negeri melalui kerja sama transfer kredit dan konversi mata kuliah, dll.
Sumber :https://lp3isukabumi.wordpress.com/profil/sejarah-singkat/
Senin, 09 November 2015
Presentasi Bisnis yang Efektif dan Powerful
Inilah Presentasi Bisnis yang Efektif dan Powerful
- Presentasi dengan desain sederhana namun powerful secara visual
- Presentasi yang mampu menunjukkan poin utama Anda secara tepat dan efektif
- Presentasi yang mampu menjelaskan ide kompleks dengan ilustrasi sederhana namun tepat sasaran
- Presentasi yang mampu menjelaskan kesimpulan di balik data-data yang rumit
- Presentasi yang sesuai dengan situasi aktual yang Anda hadapi di dunia kerja sehari-hari
- Presentasi yang diambil dari contoh langsung yang biasa Anda dapatkan di dunia kerja
-
- Menjelaskan poin penting secara cepat kepada audiens Anda
- Memudahkan Anda menyampaikan presentasi tersebut kepada audiens
- Bahkan jika presentasi tersebut harus dikirimkan lewat email tanpa kehadiran Anda sebagai presenter, maka presentasi tersebut tetap mudah dipahami
sumber :http://www.presentasi.net/bisnis/
Business presentasi
Presentasi Bisnis
Secara
definitif presentasi bisnis adalah penyampaian data, fakta dan
informasi mengenai suatu produk oleh presentator kepad pihak terkait
yang hadir dalam suatu forum bisnis. Teknik presentasi bisnis yang
sukses ini harus dikuasai oleh BE agar BE mampu tampil ideal pada saat
harus melaksanakan presentasi bisnis.
Ada
beberapa acuan yang harus dipedomani pada waktu seseorang atau BE harus
melakukan presentasi, yaitu kemampuan mengemukakan materi presentasi,
mengemukakan data, fakta dan informasi serta pengetahuan mengenai
hal-hal yang terkait dengan presentasi. Berdasarkan hasil kajian
terhadap berbagai sumber, dalam penyajian materi presentasi seorang
presentator harus bisa mengemukakan:
a. Gagasan-gagasan yang konstruktif (membangun),
b. Konsep-konsep yang kreatif,
c. Produk-produk yang inovatif,
d. Hasil pencapaian baru,
e. Manfaat yang lebih pragmatis, dan
f. Cara-cara yang lebih efektif dan efisien.
Kemudian, dalam mengungkapkan data, fakta dan informasi hendaknya:
a. Sistematis (teratur).
b. Logis-rasional (masuk akal, argumentatif dan kausalistik).
c. Spontan, berani dan bertanggung jawab.
Sementara
itu ada 3 hal yang terkait langsung dengan kegiatan presentasi bisnis
dan harus diketahui serta dilaksanakan oleh presentator khususnya BE,
yaitu:
a. Persiapan,
Untuk
melaksanakan presentasi bisnis yang sukses dibutuhkan persiapan. Aspek
penting yang harus disiapkan terbagi ke dalam 3 bagian yaitu:
1. Persiapan phisik
2. Persiapan mental
3. Persiapan teknis
b. Pelaksanaan, dan
Dalam
pelaksanaan presentasi bisnis umumnya dilaksanakan kegiatan-kegiatan
yang antara lain dapat dibedakan menjadi 3 kelompok kegiatan yaitu:
1. Penyajian materi atau pemaparan
2. Diskusi atau tanya jawab
3. Demo produk dan sebagainya.
Pada
saat pelaksanaan, perlu disadari bahwa pada saat itu terjadi: olah
vocal, kontak dan interaksi (OKI). Maka setiap presentator harus mampu:
1) Menggunakan lambang bunyi sehebat mungkin baik dari segi gaya bahasanya, intonasinya dan pembendaharaan kata-katanya.
2) Memelihara kontak sosial maupun mental dengan hadirin.
3) Berbicara meyakinkan, mimic sesuai dengan gerak anggota tubuh yang mendukung.
4) Membangun kepercayaan diri.
5) Menggunakan konsep AIDA;
a) Attention, timbulkan perhatian
b) Interest, bangkitkan minat
c) Desire, menumbuhkan keinginan
d) Action, sentuh
emosinya (misal menggunakan kata-kata: “Bila anda, misalnya anda dan
sebagainya) agar hadirin melakukan tindakan sesuai dengan yang kita
harapkan/inginkan, baik melalui bertanya maupun berencana melaksanakan
apa yang kita harapkan/inginkan, sehingga ada bahan untuk melakukan follow-up.
c. Tindak lanjut.
Hal
yang paling penting dalam presentasi bisnis yakni tindak lanjut.
Kegiatan ini akan bisa dijadikan tolok ukur berhasil tidaknya presentasi
bisnis yang dilaksanakan. Minimal ada 3 hal yang harus dilakukan dalam
melaksanakan tindak lanjut presentasi bisnis, yaitu:
1. Melaksanakan pekerjaan yang harus dilaksanakan sehubungan dengan hasil presentasi.
2. Mengukur tingkat keberhasilan presentasi.
3. Membuat laporan hasil presentasi.
Melalui
tindak lanjut inilah dapat diketahui tingkat kesuksesan presentasi. Hal
ini ditandai bertambahnya konsumen dan pelanggan, meningkatnya
keuntungan dan kepuasan berbagai pihak terkait serta berkembangnya
kegiatan usaha.Sumber : http://hd-style.blogspot.co.id/2011/09/presentasi-bisnis.html
Selasa, 03 November 2015
Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran
Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.”[1] Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran menurut W. Y. Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.[2] Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu :- Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
- Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
- Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.
- Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
- Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
- Tempat yang strategis (place),
- Produk yang bermutu (product),
- Harga yang kompetitif (price), dan
- Promosi yang gencar (promotion).
- Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
- Biaya konsumen (cost to the customer),
- Kenyamanan (convenience), dan
- Komunikasi (comunication).
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran
Fungsi Dan Tujuan Manajemen Keuangan
Fungsi Manajemen Keuangan
Berikut ini adalah penjelasan singkat dari fungsi Manajemen Keuangan:- Perencanaan Keuangan, membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
- Penganggaran Keuangan, tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.
- Pengelolaan Keuangan, menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.
- Pencarian Keuangan, mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.
- Penyimpanan Keuangan, mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dan mengamankan dana tersebut.
- Pengendalian Keuangan, melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada perusahaan.
- Pemeriksaan Keuangan, melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
- Pelaporan keuangan, penyediaan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi
- Melakukan pengawasan atas biaya
- Menetapkan kebijaksanaan harga
- Meramalkan laba yang akan datang
- Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja
Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuan Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_keuangan
Peran dan Funsi Korespondensi Bisnis
PERANAN KORESPONDENSI DALAM BISNIS
Korespondensi dalam bisnis memiliki peranan sebagai berikut:
1. Menciptakan surat yang baik dan jelas
Dalam
kehidupan sehari-hari, kesalahan dalam penulisann berbagai surat masih
banyak terjadi. Misalnya, susunan kalimat tidak lengkap,berbelit-belit,
tanda baca tidak benar,tata bahasa tidak teratur, dan salah mengadopsi bentuk dan model surat. Kesalahan tersebut disebskan (1) tidak ada pengarahan
dan pengendalianmengenai cara menulis surat yang baik, baik
dilingkungan keluarga dan organisasi; dan (2) masyarakat sendiri terlalu
mudah memaafkan kesalahan dalam penulisan surat.
Kegiatan korespondensi secara tidak langsung merupakan proses pembelajaran dalam menciptakan surat yang baik, jelas, dan tepat.
2. Menciptakan kerja sama yang baik.
Perusahan tidak dapat mencapai tujuan tanpa bekerja sama dengan pihak lain. Agar
bisa bekerja sama dengan pihak lain, perusahan perlu menjaga komunikasi
dengan baik. Pihak lain akan mendukung terciptanya kerja sama yang
baik.
3. Menyebarkan kegiatan
Tidak
semua orang dalam perusahaan secara otomatis mengetahui kegiatan yang
terjadi anatara perusahaan denngan pihak luar. Korespondensi memegang
peranan penting dalam menyebarkan
FUNGSI SURAT
Selain sebagai alat komunikasi, surat memiliki fungsi berikut:
1. Tanda bukti tertulis yang otentik.
Surat merupakan bukti “hitam diatas putih” dan dapat menyimpan rahasia. Misalnya, surat perjanjian, surat nikah, akte kelahiran, surat wasiat,dll.
2. Alat pengingat
Kemampuan manusia untuk mengingat sangatlah
terbatas, terlebih lagi dalam aktivitas yang rumit dan kompleks.
Dokumen tertulis yang diarsip dengan baik akan berfungsi sebagai alat
pengingat apabila sewaktu-waktu diperlukan.
3. Dokumen historis
Surat menjadi dokumentasi bersejarah yang mampu memberikan gambaran mengenai kejadian-kejadian masa lalu, misalnya Supesemar.
4. Pedoman kerja
Surat
dapat dilakukan sebagai pedoman dalam melakukan suatu pekerjaan
tertentu. Misalnya, surat perintah, surat kuasa, dan surat keputusan
5. Jaminan keamanan
Selembar
surat mampu memberikan jaminan keamanan kepada seseorang. Misalnya,
surat keterangan jalan akan memberikan jaminan keamanan kepada seseorang
dalam suatu perjalanan.
6. Utusan atau duta organisasi
Surat berfungsi sebagai duta organisasi yang mampu mencerminkan citra, mentalitas, jiwa, dan kondisi internal organisasi yang bersangkutan.
7. Dasar penilaian dan keputusan
Surat
merupakan salah sati dasar penilaian dan pengambilan keputusan.
Misalnya, surat rekomendasi, surat keterangan, dan surat dalam bentuk
laporan.
8. Sebagai barometer kegiatan organisasi
Kegiatan
organisasi disebarkan kepada pihak internal dan eksternal melalui
surat. Dengan demikian, intensitas kegiatan organisasi dapat diukur dari
frekwensi surat-menyurat.
9. Alat untuk menumbuhkan sikap saling pengertian dan menghindari kesalahpahaman.
Surat
tidak disusun dengan baik bisa menimbulkan kekacaauan. Namun, melalui
surat pula saling pengertian dapat ditumbuhkan dan kesalpahaman dapat
terhindari.
1. Sarana meningkatkan kerja sama dengan pihak lain
Karena
kerja sama dengan pihak lain akan terjalin lebih kuat dengan adanya
surat. Arus surat-menyurat dengan pihak lain bisa menunjukan eratnya
kerja sama dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
Sumber: http://likalikuputrafakfak.blogspot.co.id/2011/05/korespondensi-dalam-bisnis.html
Peranan Korespondensi
Dalam Bisnis Korepondensi atau kegiatan surat-menyurat menjadi bagian
dari kehidupan organisasi bisnis sehari-hari. Korespondensi dalam bisnis
memiliki peranan sebagai berikut: 1. Menciptakan surat yang baik, jelas
dan tepat. Dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan dalam penulisan surat
masih banyak terjadi. Misalnya, susunan kalimat tidak lengkap,
berbelit-belit, tanda baca tidak benar, tata bahasa tidak teratur dan
salah mengadopsi bentuk dan model surat. Kesalahan tersebut disebabkan,
yaitu: a. Tidak ada pengarahan dan pengendalian mengenai cara menulis
surat yang baik, baik di lingkungan keluarga maupun organisasi. b.
Masyarakat sendiri terlalu mudah memaafkan kesalahan dalam penulisan
surat. Surat yang semraut bisa menimbulkan kesalahpahaman atau kekacauan
yang justru akan menghalangi arus informasi. Kegiatan korespodensi
secara tidak langsung merupakan proses pembelajaran dalam menciptakan
surat yang baik, jelas dan tepat. 2. Menciptakan kerja sama yang baik.
Perusahaan tidak dapat mencapai tujuan tanpa bekerja sama dengan pihak
lain. Agar bisa bekerja sama dengan baik, perusahaan perlu menjaga
komunikasi dengan baik. Pihak lain akan mendukung terciptanya kerjasama
yang baik. 3. Menyebarkan kegiatan. Tidak semua orang dalam perusahaan
secara otomatis mengetahui kegiatan yang terjadi di dalam perusahaan
atau kegiatan yang terjadi antara perusahaan dengan pihak luar.
Korespondensi memegang peranan penting dalam menyebarkan kegiatan
perusahaan, baik kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan. Copy
the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Peranan Korespondensi
Dalam Bisnis Korepondensi atau kegiatan surat-menyurat menjadi bagian
dari kehidupan organisasi bisnis sehari-hari. Korespondensi dalam bisnis
memiliki peranan sebagai berikut: 1. Menciptakan surat yang baik, jelas
dan tepat. Dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan dalam penulisan surat
masih banyak terjadi. Misalnya, susunan kalimat tidak lengkap,
berbelit-belit, tanda baca tidak benar, tata bahasa tidak teratur dan
salah mengadopsi bentuk dan model surat. Kesalahan tersebut disebabkan,
yaitu: a. Tidak ada pengarahan dan pengendalian mengenai cara menulis
surat yang baik, baik di lingkungan keluarga maupun organisasi. b.
Masyarakat sendiri terlalu mudah memaafkan kesalahan dalam penulisan
surat. Surat yang semraut bisa menimbulkan kesalahpahaman atau kekacauan
yang justru akan menghalangi arus informasi. Kegiatan korespodensi
secara tidak langsung merupakan proses pembelajaran dalam menciptakan
surat yang baik, jelas dan tepat. 2. Menciptakan kerja sama yang baik.
Perusahaan tidak dapat mencapai tujuan tanpa bekerja sama dengan pihak
lain. Agar bisa bekerja sama dengan baik, perusahaan perlu menjaga
komunikasi dengan baik. Pihak lain akan mendukung terciptanya kerjasama
yang baik. 3. Menyebarkan kegiatan. Tidak semua orang dalam perusahaan
secara otomatis mengetahui kegiatan yang terjadi di dalam perusahaan
atau kegiatan yang terjadi antara perusahaan dengan pihak luar.
Korespondensi memegang peranan penting dalam menyebarkan kegiatan
perusahaan, baik kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan. Copy
the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Peranan Korespondensi
Dalam Bisnis Korepondensi atau kegiatan surat-menyurat menjadi bagian
dari kehidupan organisasi bisnis sehari-hari. Korespondensi dalam bisnis
memiliki peranan sebagai berikut: 1. Menciptakan surat yang baik, jelas
dan tepat. Dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan dalam penulisan surat
masih banyak terjadi. Misalnya, susunan kalimat tidak lengkap,
berbelit-belit, tanda baca tidak benar, tata bahasa tidak teratur dan
salah mengadopsi bentuk dan model surat. Kesalahan tersebut disebabkan,
yaitu: a. Tidak ada pengarahan dan pengendalian mengenai cara menulis
surat yang baik, baik di lingkungan keluarga maupun organisasi. b.
Masyarakat sendiri terlalu mudah memaafkan kesalahan dalam penulisan
surat. Surat yang semraut bisa menimbulkan kesalahpahaman atau kekacauan
yang justru akan menghalangi arus informasi. Kegiatan korespodensi
secara tidak langsung merupakan proses pembelajaran dalam menciptakan
surat yang baik, jelas dan tepat. 2. Menciptakan kerja sama yang baik.
Perusahaan tidak dapat mencapai tujuan tanpa bekerja sama dengan pihak
lain. Agar bisa bekerja sama dengan baik, perusahaan perlu menjaga
komunikasi dengan baik. Pihak lain akan mendukung terciptanya kerjasama
yang baik. 3. Menyebarkan kegiatan. Tidak semua orang dalam perusahaan
secara otomatis mengetahui kegiatan yang terjadi di dalam perusahaan
atau kegiatan yang terjadi antara perusahaan dengan pihak luar.
Korespondensi memegang peranan penting dalam menyebarkan kegiatan
perusahaan, baik kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan. Copy
the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Senin, 02 November 2015
Aspek-Aspek Psikologi
Aspek-Aspek Psikologi Industri
Salah satu aspek yang paling menarik dari psikologi industri adalah bagaimana perilaku karyawan mempengaruhi individu lain pada pekerjaan dan organisasi secara umum. Psikologi Industri
dapat digunakan untuk mengurangi perilaku kontraproduktif, meningkatkan
efektivitas tim, dan meningkatkan semangat. Hal ini juga penting dalam
resolusi konflik . Banyak orang menemukan beban ketidakpuasan kerja
mereka berakar dalam hubungan mereka dengan manajer dan rekan.
Untungnya, psikologi industri menyediakan solusi untuk ini.
Walaupun psikologi industri merupakan campuran dari antropologi , konseling, sosiologi dan manajemen industri, ada komponen utama yang digunakan dalam jenis psikologi.
Beberapa komponen utama termasuk evaluasi kepribadian karyawan,
persepsi, serta sisi biologis dari perilaku mereka. Dengan
mendokumentasikan titik-titik kunci, psikolog industri memiliki
kemampuan untuk membantu organisasi meningkatkan fungsi mereka dan
mendirikan sebuah sistem yang mendorong pertumbuhan bagi perusahaan dan karyawan.
Sumber :http://belajarpsikologi.com/psikologi-industri-organisasi/
Business coresponden
Korespondensi bisnis : adalah pertukaran informasi dalam format ditulis untuk proses kegiatan usaha. Korespondensi bisnis dapat berlangsung antara organisasi, dalam organisasi atau antara pelanggan dan organisasi. Korespondensi umumnya format secara luas diterima yang diikuti universal
Perlu untuk komunikasi tertulis:
- Mempertahankan hubungan yang tepat.
- Berfungsi sebagai bukti.
- Menciptakan dan memelihara niat baik.
- Murah dan nyaman.
- Komunikasi formal.
- Independen keterampilan interpersonal
surat bisnis
Surat bisnis : adalah metode yang paling formal komunikasi berikut format tertentu. Mereka ditujukan kepada seseorang atau organisasi tertentu. Sebuah surat bisnis yang baik berikut tujuh C komunikasi. Berbagai jenis surat bisnis yang digunakan berdasarkan konteks mereka adalah sebagai berikut,
Surat penyelidikan
Surat klaim / keluhan
Surat permohonan
Surat persetujuan / pemberhentian
Surat recommendationsоҚҚ
Surat janji.
Surat resmi dapat ditulis tangan atau dicetak. Modernisasi telah menyebabkan penggunaan sarana baru korespondensi bisnis seperti E-mail dan faks.
Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Business_correspondence
Perlu untuk komunikasi tertulis:
- Mempertahankan hubungan yang tepat.
- Berfungsi sebagai bukti.
- Menciptakan dan memelihara niat baik.
- Murah dan nyaman.
- Komunikasi formal.
- Independen keterampilan interpersonal
surat bisnis
Surat bisnis : adalah metode yang paling formal komunikasi berikut format tertentu. Mereka ditujukan kepada seseorang atau organisasi tertentu. Sebuah surat bisnis yang baik berikut tujuh C komunikasi. Berbagai jenis surat bisnis yang digunakan berdasarkan konteks mereka adalah sebagai berikut,
Surat penyelidikan
Surat klaim / keluhan
Surat permohonan
Surat persetujuan / pemberhentian
Surat recommendationsоҚҚ
Surat janji.
Surat resmi dapat ditulis tangan atau dicetak. Modernisasi telah menyebabkan penggunaan sarana baru korespondensi bisnis seperti E-mail dan faks.
Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Business_correspondence
Financial Management
A. Pengertian Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
Penjelasan Singkat Masing-Masing Fungsi Manajemen Keuangan :
1. Perencanaan Keuangan
Membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
2. Penganggaran Keuangan
Tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.
3. Pengelolaan Keuangan
Menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.
4. Pencarian Keuangan
Mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.
5. Penyimpanan Keuangan
Mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan aman.
6. Pengendalian Keuangan
Melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada paerusahaan.
7. Pemeriksaan Keuangan
Melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
B. Tugas Pokok Manejemen Keuagan
Tugas-tugas dasar yang diemban oleh seorang menejer keuangan secara umum adalah :
1. Mendapatkan Dana Perusahaan
2. Menggunakan Dana Perusahaan
3. Membagi Keuntugan / Laba Perusahaan
C. Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuan dengan adanya manajer keuangan untuk mengeloka dana perusahaan pada suatu perusahaan secara umum adalah untuk memaksimalisasi nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin.
Sumber : http://www.organisasi.org/1970/01/definisi-pengertian-manajemen-keuangan-tugas-pokok-dan-tujuan-manajer-keuangan-perusahaan.html
Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
Penjelasan Singkat Masing-Masing Fungsi Manajemen Keuangan :
1. Perencanaan Keuangan
Membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
2. Penganggaran Keuangan
Tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.
3. Pengelolaan Keuangan
Menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.
4. Pencarian Keuangan
Mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.
5. Penyimpanan Keuangan
Mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan aman.
6. Pengendalian Keuangan
Melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada paerusahaan.
7. Pemeriksaan Keuangan
Melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
B. Tugas Pokok Manejemen Keuagan
Tugas-tugas dasar yang diemban oleh seorang menejer keuangan secara umum adalah :
1. Mendapatkan Dana Perusahaan
2. Menggunakan Dana Perusahaan
3. Membagi Keuntugan / Laba Perusahaan
C. Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuan dengan adanya manajer keuangan untuk mengeloka dana perusahaan pada suatu perusahaan secara umum adalah untuk memaksimalisasi nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin.
Sumber : http://www.organisasi.org/1970/01/definisi-pengertian-manajemen-keuangan-tugas-pokok-dan-tujuan-manajer-keuangan-perusahaan.html
Marketing Principle
Pengertian Pemasaran :
• Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
• Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.•
Pengertian Manajemen pemasaran :
• Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Sedangkan manajemen adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan.
• Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi.
Sumber : http://www.slideshare.net/indradiputramm/pengertian-pasar-pemasaran-dan-manajemen-pemasaran
• Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
• Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.•
Pengertian Manajemen pemasaran :
• Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Sedangkan manajemen adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan.
• Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi.
Sumber : http://www.slideshare.net/indradiputramm/pengertian-pasar-pemasaran-dan-manajemen-pemasaran
Cara membuat blog
1. Harus memiliki email contohnya: yahoo.com,gmail.com
2. Silahkan anda akses ke www.blogger.com
3. Isikan judul dan alamat yang benar
4. Finish.
2. Silahkan anda akses ke www.blogger.com
3. Isikan judul dan alamat yang benar
4. Finish.
Langganan:
Postingan (Atom)